Tak pernah ku sangka
Inilah perjalanan yang akan ku tempuh.
Siapa yang sangka,
gambaran rencana
keteraturan yang kucoba buat
ternyata hanya punya kuasa sekecil biji salak.
terlihat besar dibanding sebuah titik,
namun tetap sedikit dayanya menantang dunia.
Yasudahlah..
Tak semua pun perlu dalam kuasa ku.
Nyata sudah kuasa Tuhan lebih indah belakangan ini.
Mulai paham ku pada Maksud-Nya akan tujuan ku muncul di dunia.
Memang rasa sakit dan sedih yang lalu perlu ada untuk menguatkanku mengemban pikul yang lebih berat.
Pikul ini pun sudah sepatutnya ku banggakan, Tuhan lihat aku mampu.
Berbanggalah, far.
Berbanggalah karena kuat.
Berbanggalah karena bisa mendamaikan diri.
Berbanggalah karena kau selalu bangkit lagi.